Sabtu, 5 Januari 2013

Jendela Dan Air Mata.



Jendela Dan Air Mata.

Aku merenung ke luar jendela,
Hujan turun selari dengan air mata,
Aku..tetap menanti. Ya. Tetap menanti.
Meskipun aku tahu yang dinanti entah akan muncul atau tidak,
Entah masih ada atau tidak.
Dan malam pun  menunjukkan rupa,
Aku masih bertemankan air mata,
Pedih. Masih menusuk dalam hati,
Sakit. Masih berbaki,
Dan Tuhan menjadi saksi  atas segala keperitan itu,
Dendam yang aku buang jauh je dalam dasar hati.

Oleh_penaatirah




2 ulasan:

  1. I'm sorry pwincess. We will make it together till the very end. I promise you.. 26

    BalasPadam