Jendela Dan Air Mata.
Aku merenung ke luar jendela,
Hujan turun selari dengan air
mata,
Aku..tetap menanti. Ya. Tetap
menanti.
Meskipun aku tahu yang dinanti
entah akan muncul atau tidak,
Entah masih ada atau tidak.
Dan malam pun menunjukkan rupa,
Aku masih bertemankan air mata,
Pedih. Masih menusuk dalam hati,
Sakit. Masih berbaki,
Dan Tuhan menjadi saksi atas segala keperitan itu,
Dendam yang aku buang jauh je
dalam dasar hati.
Oleh_penaatirah

I'm sorry pwincess. We will make it together till the very end. I promise you.. 26
BalasPadam;'( need you
BalasPadam